MTs Nurul Ittihad Tukum kembali menggelar kegiatan demokrasi siswa melalui Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah) untuk masa bakti 2025/2026. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam pendidikan karakter siswa, karena melatih kepemimpinan, demokrasi, tanggung jawab, dan partisipasi aktif dalam kehidupan organisasi madrasah.
Proses pemilihan dimulai dengan tahap penjaringan calon, di mana para siswa yang dianggap memiliki jiwa kepemimpinan, akhlak baik, dan prestasi akademik maupun non-akademik diseleksi oleh dewan guru dan pembina OSIM. Dari tahap ini, terpilih beberapa kandidat pasangan ketua dan wakil ketua yang siap mempersembahkan visi, misi, serta program kerja mereka untuk memajukan madrasah.
Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi dan wawancara, para calon diwajibkan mempersiapkan penyampaian visi dan misi. Mereka dilatih untuk tampil percaya diri di hadapan seluruh siswa dan dewan guru. Dalam penyampaian visi misi, masing-masing pasangan calon memaparkan rencana mereka, seperti penguatan kegiatan keagamaan, peningkatan kedisiplinan, pengembangan kreativitas dan bakat, hingga program-program sosial dan lingkungan madrasah.
Untuk menciptakan suasana pemilihan yang jujur, adil, dan transparan, madrasah mengadakan simulasi pemungutan suara menyerupai sistem pemilu nasional. Terdapat bilik suara, kotak suara tersegel, daftar hadir pemilih, serta panitia pelaksana dari siswa dan pengawas dari guru. Seluruh siswa mulai dari kelas VII hingga kelas IX diberi kesempatan memberikan hak suara mereka dengan memilih pasangan calon yang mereka yakini mampu membawa perubahan positif.
Kegiatan kampanye juga menjadi bagian menarik dalam proses ini. Para calon menyebarkan poster, slogan, dan video kampanye yang berisi ajakan positif untuk memilih mereka, tanpa saling menjatuhkan. Suasana madrasah terasa lebih hidup dan penuh semangat. Para siswa berdiskusi, menilai, dan mempertimbangkan setiap visi-misi sebelum menjatuhkan pilihan. Nilai sportivitas, persaudaraan, dan saling menghargai tetap dijunjung tinggi.
Pada hari pemilihan, suasana madrasah berubah layaknya pesta demokrasi. Para siswa berbaris rapi, mencelupkan jari ke tinta sebagai tanda telah menggunakan hak pilih mereka, lalu memasukkan surat suara ke dalam kotak suara. Setelah seluruh siswa memilih, panitia langsung melakukan penghitungan suara secara terbuka di hadapan saksi dari masing-masing calon dan pembina OSIM agar hasilnya murni dan dapat diterima semua pihak.
Hasil akhir diumumkan dengan penuh haru dan kebahagiaan. Pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak resmi dinyatakan sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM terpilih. Suasana haru terlihat ketika ketua OSIM sebelumnya menyerahkan amanah dan lambang kepemimpinan kepada ketua baru sebagai tanda simbolis pergantian masa bakti. Tepuk tangan dan ucapan selamat disampaikan oleh teman-teman, guru, serta seluruh warga madrasah.
Dengan terpilihnya pengurus baru OSIM, diharapkan mereka mampu menjalankan tugas dengan amanah, kreatif, dan bertanggung jawab. Madrasah berharap kepengurusan OSIM masa bakti 2025/2026 dapat menjadi teladan dalam akhlak, kedisiplinan, serta mampu menciptakan berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi seluruh siswa dan lingkungan madrasah.